Setiap 0rang pasti punya cita-cita dan mimpi begitu juga gw, gak peduli seberapa jauh atau seberapa sulit mimpi itu dikejar.
Sebenarnya menurut pemahaman gw mimpi dan cita - cita itu beda bahkan gw mengkotak-kotakan hal itu. Mimpi gw adalah jadi seorang penulis yang ngasih inspirasi banyak orang , mereka baca, suka, terus seneng deh. Itu mimpi gw dari dulu sampai sekarang gak pernah berubah. Klo cita - cita gw sich suka berubah - ubah, gw pernah pingin jadi sutradara, koki, fotograper, pokoknya banyak. Waktu gw kecil dulu, gw pingin jadi presenter berita karena gw suka banget sama Candra sugarda n' Rossiana Silalahi. Tapi berubah lagi hanya karena gw iba dan prihatin lihat anak kecil yang disiksa kedua orang tuanya terus gw pingin jadi psikolog dech. Tapi akhirnya gw dah dapat satu hal bahwa cita - cita gw adalah bisa kuliah dan ngambil jurusan teknik industri, amiiin. Dan gw nulis ini berharap buat loe semua yang baca jangan pernah berhenti 'tuk bermimpi dan jangan pernah berhenti menyerah untuk menggapai cita - cita, GOD BLESS U ALL.
19 November 2010
INI JALUR GW
01 November 2010
MUSIBAH
Wahai cahaya yang begitu menyilaukan hatiku
Kau berkerlap kerlip mengisi jiwaku
Kini kau perlahan redup
Menjauh kini bahagia dekat dengan pilu
Wahai insan yang terluka kini hati dan jiwanya
Tak kuasa menahan s'gala coba
Torehan tinta merah mengalir ditanah
yang perlahan - lahan tumpah sesakkan dada
Wahai insan yang terluka kini menangis dalam peri
Memanjatkan do'a dalam coba Illahi
Berharap Tuhan mengampuni
Setiap dosa dan salah yang terjadi
Yng tersisa kini hanya sesal pasti
Demokrasi Para Demonstran
Demokrasi yang kau agung - agungkan
Tapi mengapa kekerasan yang kau tunjukkan
Demokrasi yang kau katakan
Tapi kekerasan tak kau tinggalkan
Kau pakai topengmu berpura - pura jadi pahlawan
Padahal yang kau bisa tunjukkan hanya kemarahan
Yang sesungguhnya menghancurkan makna demokrasi kawan
Kau bilang tentang keadilan
Tentang apa yang rakyat makan
Dan tentang apa yang dewan lakukan
silahkan kawan itu memang dibenarkan
Tapi apa yang kau lakukan
Hanya membuat kemacetan dijalan
Banyak orang kau susahkan
Fasilitas umum kau rusakkan
Engkau hancurkan
Dimanakah makna demokrasi yang kau agungkan
mengapa tak bisa kau tunjujjan
Keadilan di baris depan
Tanpa kekerasan tanpa penghancuran
Bila dirimu muda tanpa pengalaman
Maka tunjukkanlah dengan prrestasimu kawan
Demi cita - cita bangsakita dimasa depan
Sebab kau seorang demonstran bukan demo kekerasan
MAAF SAHABAT
Mungkin aku takkan pernah bisa
Mengerti s,gala apa yang kau rasa
Mungkin aku takkan pernah
Tahu perasaan yang kau punya
Andai saja kau beri tahu
Mungkin takkan terlambat bagiku
Andai saja kau tanyakan dulu
Apayang kurasa dalam hatiku
Tapi semua telah terlambat
Bagiku kau hanya sahabat
Maaf rasamu bagiku sesat
Bukan untuk maksud menghujat
Karena bagiku kau tetap kan kukenang
Dan selamanya kan ku kenang
18 Oktober 2010
Yang Tersimpan
Apakah kau lihat jauh didalam hatikuWahai yang tersimpan
Dapatkah kau tahu apa yang ada disana
Dan pernahkah engkau merasakan aku dengan hatimu
Seperti aku yang merasakan hatimu dengan hatiku
Aku menyimpan luka dalam hatiku
Karena keegoisanmu
Aku menyimpan lelah dalam ragaku
Hingga ku terdiam dan membisu
Itu semua karenamu
Yang tersimpan adalah rasa yang tak bisa kau rasa
Padahal aku bisa merasakanmu walau jauh
Tidakkah kau mengerti mengapa ku menyimpan amarah ini
Karena yang tersimpan begitu dalam
Hingga dendam bisa kuredam
Aku melihatmu dengan sisi yamg lain
Yang tak dapat kau lihat dengan matamu
Dan yang tersimpan kini hanya benci
Karena kini aku melihat dirimu dari sisi gelapku
EKSPRESSI
Aku diam
Kau diam
Angin diam
Semua diam
Aku senyum
Kau diam
Angin diam
Semua diam
Aku marah
Kau diam
Angin diam
Semua diam
Aku bertanya mengapakah Engkau hanya terdiam
Kaupun menjawab,
Aku diam karena Kau diam
AMBISI
Dulu aku pernah berlari berharap bisa mengejarmu.
Tapi sayang kau terlalu cepat
Dulu aku pernah bermimpiberharap bisa menggapaimu
Tapi sayang kau tak kudapat
Dulu aku pernah terjatuh berharap bisa terbangun
Tapi sayang ku terlalu takut
Dulu kau angan - angan, kini kau hanya angan - angan
Tapi mengapa langkahku tak terhenti
Terus bermimpi tanpa tahu pasti
Engkaulah pikir yang tak pernah mati
Darimanakah kau hadir
Kaukah Ambisi ataukah hanya sekedar Ilusi yang meracuni hati
Tapi sayang kau terlalu cepat
Dulu aku pernah bermimpiberharap bisa menggapaimu
Tapi sayang kau tak kudapat
Dulu aku pernah terjatuh berharap bisa terbangun
Tapi sayang ku terlalu takut
Dulu kau angan - angan, kini kau hanya angan - angan
Tapi mengapa langkahku tak terhenti
Terus bermimpi tanpa tahu pasti
Engkaulah pikir yang tak pernah mati
Darimanakah kau hadir
Kaukah Ambisi ataukah hanya sekedar Ilusi yang meracuni hati
Tuhan Aku Selalu Tahu
Tuhan, Engkau s'lalu ada dalam hatiku
Dan aku slalu tahu itu
Tuhan Engkau s'lalu ada dalam nafasku
Dan aku s'lalu tahu itu
Dan aku tahu, Kau s'lalu berikan aku senyum dalam pilu
Dan aku tahu, Kau s'lalu temaniku dalam sendu
Dan aku s'lalu tahu itu Tuhanku
Dan aku s'lalu tahu, meski aku menjadi sisi lainku
Kau tetap hadir dalam segenap rindu
Tuhan aku s'lalu tahu, hanyalah cintamu yang begitu tulus mengisi jiwaku
Karena Tuhan Kau ada, dan aku s'lalu tahu
Engkaulah maha sejati cintaku
Dan aku slalu tahu itu
Tuhan Engkau s'lalu ada dalam nafasku
Dan aku s'lalu tahu itu
Dan aku tahu, Kau s'lalu berikan aku senyum dalam pilu
Dan aku tahu, Kau s'lalu temaniku dalam sendu
Dan aku s'lalu tahu itu Tuhanku
Dan aku s'lalu tahu, meski aku menjadi sisi lainku
Kau tetap hadir dalam segenap rindu
Tuhan aku s'lalu tahu, hanyalah cintamu yang begitu tulus mengisi jiwaku
Karena Tuhan Kau ada, dan aku s'lalu tahu
Engkaulah maha sejati cintaku
02 Oktober 2010
Bahasa Cinta
Engkau takkan pernah tersadar
Seakan-akan aku adalah bayangan hitammu
Keegoisanmu telah menguasai jiwamu
Menjadi penghasut dalam hatimu
Tidakkah bahasa cinta itu indah
Bila kau merasakannya dengan hatimu
Cinta bagiku adalah kekuatan
Sering kasih Tuhan padaku
Langganan:
Postingan (Atom)