06 Februari 2010

Faktor - Faktor Keberagaman Budaya

Dear Friend's....
Disini saya ingin menjelaskan tentang keberagaman kebudayaan – kebudayaan,serta faktor - faktor yang menyebakan keberagaman budaya.

Indonesia sebagai negara kesatuan mempunyai banyak pulau – pulau sehingga dapat juga disebut negara kepulauan, bahkan kepulauan di Indonesia adalah merupakan suatu gagasan yang terpanjang dan terbesar di dunia. Selain itu negara indonesia sebagai negara suatu bangsa juga memiliki suku – suku bangsa, bahkan dalam satu pulau pun dapat terdiri dari beberapa suku bangsa.

Di Indonesia ada ± 250 buah jenis bahasa daerah, daerah hukum adat, aneka raga hukum adat istiadat, dan kebiasaan. Segala macam bahasa daerah dan dialek itu sesngguhnyaberasal dari sumber yang sama yaitu bahasa dan budaya melayu austronia.

Menurut tingkat kemajuanya, ada kebudayaan primitif , berkembang dan kebudayaan maju. Menurut wilayah geografisnya ada kebudayaan agraris, kebudayaan pedalaman, kebudayaan pantai, kebudayaan nelayan, kebudayaan perdesaan, kebudayaan perkotaan, kebudayaan metropolitan. Menurut keelompok pendukungnya ada kebudayaan suku, kebudayaan puak, dan kebudayaan nasional. Menurut tinggkat kualitas ada kebudayaan tinggi, menengah dan rendah, primitif (bersahaja), berkembang maju (modern). Menrut pendukungnya ada kebudayaan pedagang, petani, intelektual. Menurut wujudnya ada kebudayaan fisik (material), kebudayaan spiritual (nonfisik).

Kebudayaan tarsebut berbeda tingkat komplekasinya, berbeda kelompok pendukungnya, berbeda wilayah budayanya, berbeda bidang – bidang dan sebagainya, keberagaman kebudayaan tersebut terjadi karena di sebabkan oleh berbagai faktor – faktor.

Beberapa faktor penyebab keberagaman budaya antara lain:

1. Faktor manusia
Apabila manusia aktif dalam menciptakan kebudayaan akan bertambah maju, sebaliknya apabila manusia tidak lagi memelihara kebudayaannya maka kebudayaannya tersebut akan hilang.

2. Faktor lingkungan alam
Terjadinya gempa bumi, angin ribut (taupan), banjir basar, gunung meletus, kemarau yang berkepanjangan, dan lain – lainnya yang menyebabkan masyarakat yang mendiami daerah – daerah tersebut tarpaksa harus meninggalkan tempat tinggalnya. Dan saat itulah masyarakat tersebut akan beradaptasi dengan sendirinya dan menyesuaikan diri pada lingkungan dan kebudayaan yang baru.

3. Faktor perubahan nilai – nilai dan sikap
Setiap individu dalam melaksanakan aktivitas yang selalu berdasarkan serta perpedoman kepada nilai – nilai yang ada dan hidup dalam masyarakat. Di lain pihak nilai – nilai ini sangat mempengaruhi tindakan dan perilaku manusuia baik secara perorangan, kelompok maupun terhadap masyarakat itu sendiri. Di katakan demikian karena nilai – nilai tersebut adalah sekumpulan perorangan, kelompok atau masyarakat tidak patut terhadap obyek maaterial maupun non material. Dengan yang selalu diinginkan, di cita – citakan dan di anggap penting oleh seluruh manusia sebagai anggota masyarakat.

4. Pengaruh kebudayaan masyarakat lain
A. Akulturasi
Akulturasi dalah sebuah fenomena yang timbul sebagai hasil, jika kelompok – kelompok manusia yang mempunyai kebudayaan yang berbeda-bada bertemu dan mangadakan kontak secara langsung dan terus menerus, yang kemudian menimbulkan perubahan dalaam pola – pola kebudayaan.

B. Asimilasi
Asimilasi adalah suatu proses sosial yang telah lanjut yang ditandai dengan kurangnya pembedaan antara individi – induvidu dan antara kelompok – kelompok, dan makin eratnya kesatuan aksi, sikap – sikap dan proses mental yang berhubungan dengan kepentingan dan tujuan yang sama.

C. Difusi
Difusi adalah suatu proses penyebaran unsur – unsur kebudayaan dari perorangan kepada orang laindan dari satu masyarakat ke masyarakat lain. Dengan proses terseut manusia mampu menghimpun penemuan – penemuan baru yang telah di hahisilkan.

D. Sintesa
Sintasa adalah campuran antara dua kebudayaan yang berbeda dan melahirkan kebudayaan dalam bentuk – bentuk baru dari keluarga.

E. Dominasi
Dominasi adalah bila kebudayaan terdesak dan akhirnya lenyap di ganti dengan kebudayaan yang baru masuk.
E. Faktor kemajuan teknologi
Perkembangan teknologi yang begitu cepat menimbulkan perkembangan – perkembangan pula di lapang sosial. Misalnya pengaruh penemuan radio mempunyai efek pada leapangan rekreasi, pendidikan, pengangkutan, agama, pertanian, ekonomi, pemerintah dan sebagainya.

G. Perubahan kependudukan
Perubahan kependudukan bisa terjadi kaarena adanya gerak kemasyarakatan. Gerak kemasyarakatan ini dapat di bagi menjadi dua yaitu gerak kemasyarakatan yang bersifat vertikal dan horizontal.

Jadi dengan adanya gerak kemasyarakatan yang mengakibatkan terjadinya perubahan kependudukan, ini bararti akan mengakibatkan terjadinya perubahan sosial dan kebudayaan di dalam masyarakat.

Hem, Sekian Postingan saya mengenai Faktor-Faktor Keberagam Budaya Ini. Saya Berharap Indonesia yang katanya Kaya ini Bisa benar-benar menjadi kaya dalam arti yang sebenarnya,Amin.
Buat yang beda,jangan jadikan perbedaan sebagai alasan Adanya pertikaian yah......
Hehehe GoOd Luck "INDONESIAN PEOPLE" I Love Indonesia ~(^,^~)
Poskan Komentar
Free Blooming Red Rose Cursors at www.totallyfreecursors.com